Jumat, 01 Juni 2018

Review Pertemuan Hari Kesepuluh Tentang " Geopolitik "


GEOPOLITIK

        Geopolitik berasal dari kata Geo yang berarti Bumi dan Politik yang berarti seni atau cara-cara, jadi Geopolitik adalah seni untuk mengatur bumi dengan kembali ke ilmu geografi. Membahas Geopolitik pasti kembali ke Wawasan Nusantara, Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa mengenai lingkungan dan dirinya dalam semua aspek kehidupan yang beragam.

        Indonesia adalah negara yang beragam dimana dilewati oleh garis katulistiwa, diapit oleh dua samudera yaitu samudera Pasifik dan samudera Hindia yang menandakan Indonesia itu sangat kaya akan ikan karena luasnya samudera tersebut, dan diapit oleh dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia dan Indonesia itu sangat kaya akan pulau, namun hal tersebut membuat pemimpin masa lalu kita ada yang lalai dan menjual bagian dari pulau kita, yaitu pulau Nipa yang pasirnya dijual ke Singapura dan membuat pulau Nipa menjadi sangat kecil bahkan saat pasang air laut pulau Nipa menjadi tenggelam dan tidak kelihatan.

" Geopolitik "

Review Pertemuan Hari Kesembilan Tentang " Penegakan Hukum "


PENEGAKAN HUKUM

        Membahas UUD 1945 yang ada di Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, artinya pihak atau lembaga yang berhak mengadili benar dan salahnya kasus itu adalah Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.

Berikut aspek penting Hukum di Indonesia, yaitu :
  • Substansi = Isi ( UUD, Peraturan Pemerintah, dll )
  • Struktur = Lembaga ( Polisi, Kejaksaan, Kehakiman dll )
  • Kultur = Masyarakat ( Budaya hukum masyarakat )
Macam-macam Hukum di Indonesia ada dua, yaitu :
  1. Perdata, yaitu akibat hukum yang ditimbulkan tidak banyak, hanya orang yang terlibat saja dan biasanya penyelesaian masalah tersebut dengan cara kekeluargaan, contoh : Perjanjian hutang.
  2. Pidana, yaitu akibat hukum yang ditimbulkan banyak, dan dampaknya sampai ke masyarakat sehingga butuh campur tangan pemerintah untuk mengatasinya, contoh : Pembunuhan.
Berikut alur perdata dan pidana :

  1. Alur Perdata :Penggugat/Tergugat - Pengadilan - Hakim - Putusan - Banding - Kasasi.
  2. Alur Pidana :Polisi - Tersangka - Jaksa - Pengadilan - Pengadilan Negeri - Hakim Terdakwa Putusan - Terpidana Banding Kasasi Peradilan Umum
Berikut macam-macam pengadilan, yaitu :
  • Peradilan Umum
  • Peradilan Agama
  • Peradilan Militer
  • Peradilan Tata Usaha

" Penegakan Hukum "

Review Pertemuan Hari Kedelapan Tentang " Demokrasi Indonesia "


DEMOKRASI INDONESIA

        Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu Demos yang memiliki arti " Rakyat " dan Kratos yang memiliki arti " Kekuasaan " dan jika digabung menjadi Demokratia yang mempunyai arti kekuasaan yang berasal dari rakyat.

Demokrasi langsung memiliki keuntungan dan kendala masing-masing, yaitu :

  1. Keuntungan : Keputusan diambil secara musyawarah atau dari semua rakyat
  2. Kendala : Rakyat bertambah banyak, jarak bertambah jauh, masyarakat punya kesibukan, masalah bertambah banyak dan sukar.
Berikut beberapa bentuk-bentuk pemerintahan, yaitu :
  • Monarki, yaitu bentuk pemerintahan yang yang dipimpin oleh raja atau kaisar
  • Tirani, yaitu bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh raja tetapi raja tersebut bertindak sewenang-wenang untuk kepentingan pribadi yang menguntungkan sang raja
  • Aristokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh orang yang memiliki kecerdasaan inteliktual yang lebih tinggi dari rakyatnya
  • Oligarki, yaitu bentuk pemerintahan yang hanya mementingkan golongan tertentu saja
  • Demokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang pemimpinnya dipilih oleh semua rakyat.
        Negara harus dalam posisi mengambil keputusan, karena negara ini menangani banyak orang. Walaupun kenyataannya kita tidak dapat memilih sistem pemerintahan negara ini karena sejarah yang sudah menentukan bagaimana sistem pemerintahan negara kita ini.

        Bukti negara Indonesia menganut sistem demokrasi sudah tercantum dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 2 yang berbunyi " Kedaulatan ada di tangan rakyat ".

Berikut beberapa syarat terwujudnya Demokrasi, yaitu :
  • Pendidikan yang memadai
  • Ekonomi yang mapan
  • Keinginan untuk berpartisipasi
" Demokrasi Indonesia "